Pohon Pinus Merkusii, Tanaman Yang Bermanfaat..!!

Pohon Pinus Merkusii, Tanaman Yang Bermanfaat..!!

Pohon Pinus (Pinus Merkusii) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia. Manfaat pohon pinus selain untuk ekstraksi getah dan pohon pinus juga bermanfaat sebagai penghasil kayu dan untuk konservasi lahan.

Getah pinus akan diolah lebih lanjut menjadi produk olahan seperti gondurochem dan terpentin. Gondorukem merupakan produk kuratif getah pohon pinus yang biasa digunakan sebagai bahan baku pembuatan cat, resin dan sabun mandi. Sedangkan terpentin dapat digunakan untuk pengolahan lebih lanjut dalam pembuatan parfum, bahan obat, dan antiseptik.

Sedangkan kayu pinus dapat digunakan untuk konstruksi gedung, korek api, kertas serat panjang, dan pulp atau bubur kertas. Sedangkan kulit batang pinus bermanfaat untuk bahan bakar, abu hasil pembakaran kulit batang pinus dapat digunakan sebagai campuran pupuk organik.

Ciri-ciri pinus antara lain daunnya berbentuk seperti jarum, dan pada pangkal pohonnya dikelilingi oleh selaput tipis dengan panjang sekitar 0,5 cm. Ketinggian pohon pinus berkisar antara 20 meter hingga 40 meter.

Pohon pinus memiliki diameter yang bervariasi, namun pada umumnya diameternya 100 cm. Pohon pinus tidak memiliki punggung, kulit kayu berwarna coklat dengan tekstur kasar, alur lebar dan dalam, serta tidak terkelupas.

Bunga pinus jantan berukuran panjang sekitar 2 cm, dan bunga jantan berbentuk bulir terutama pada pucuk muda. Sedangkan bunga pinus betina berbentuk silinder, berbentuk telur. Kerucut pinus unggul berwarna coklat, bulat, keras, dan tidak kusut.

Persyaratan pertumbuhan pohon pinus:

  • Pohon pinus dapat tumbuh dengan baik bahkan di tanah yang miskin, berpasir, dan berbatu.
  • Umumnya habitat pohon pinus terdapat di dalam tanah pada ketinggian 200 hingga 1800 meter di atas permukaan laut, namun pohon pinus
  • idealnya dapat tumbuh di darat pada ketinggian 400 hingga 1500 meter di atas permukaan laut.
  • Anda benar-benar tidak membutuhkan sumber sinar matahari sepanjang hari
  • Lebih tahan terhadap gulma dan gulma pengganggu.

Variasi geografis merupakan faktor penting dalam perkembangan budidaya pinus. Bahkan menurut sebuah penelitian, hingga 30% budidaya pinus dinyatakan gagal oleh petani hanya karena kurangnya pengetahuan tentang perbedaan geografis dalam budidaya pinus ini.

Misalnya, pohon pinus yang dicoba tumbuh di dataran Amerika Selatan gagal total karena asal usul benih pohon pinus diketahui tidak tumbuh dengan baik di wilayah geografis seperti Amerika Selatan.

Namun saat menguji jenis pinus yang sama dengan biji dari wilayah yang kira-kira sama secara geografis dengan Amerika Selatan, ternyata pohon pinus tersebut dapat tumbuh maksimal.

Hasil utama getah pohon pinus

Salah satu manfaat pohon pinus adalah getahnya dapat diambil dengan cara melukai batang pohon pinus (lobang). Produk yang diolah dapat menjadi getah pinus gondorukem atau resina colophonium. Gondorukem diperoleh dengan menyaring residu hasil destilasi getah pohon pinus.

Jika gondorochem merupakan hasil filtrasi dari residu atau sisa destilasi, maka hasil destilasi atau destilasi resin pinus itu sendiri disebut sebagai terpentin. Kedua produk olahan dari getah pinus ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan peluang usaha yang menjanjikan.

Gondorukem umumnya dijual dalam potongan padat berwarna kuning keemasan. Beberapa ramuan gondorukem adalah tertpene, asam abietic, asam pimarat, asam isopimarat, dan asam laevoabietic.

Untuk penggunaan gondorochem sendiri biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan pembalut gigi, pelembut plester, sebagai campuran perona mata wanita, perekat berwarna tinta dan bahan baku pembuatan cat.

Sedangkan terpentin sering digunakan sebagai bahan baku berbagai industri kecantikan wanita, dan sebagai bahan baku minyak cat, sebagai campuran pelarut, desinfektan, kamper dan berbagai macam bahan baku untuk keperluan farmasi.

Di Indonesia, PT masih mengolah getah pohon pinus menjadi Gondorokim dan terpentin. Perhutani Indonesia, dimana BUMN itu memiliki monopoli pengolahan untuk menjual getah pinus yang diproduksi untuk kebutuhan lokal bahkan ekspor ke negara tetangga.

Para petani pemilik pohon pinus biasanya menjual getah dari pohon pinus tersebut kepada PT Perhutani Indonesia. Faktanya banyak pengusaha dari swasta yang juga bermain di usaha pengolahan getah pinus, namun yang berperan pemerintah dalam hal ini adalah PT. Perhutani Indonesia masih sangat besar.

Artikel singkat kami yang membahas tentang pintu masuk dan keluar serta informasi mengenai pohon pinus semoga menambah wawasan anda.

2 thoughts on “Pohon Pinus Merkusii, Tanaman Yang Bermanfaat..!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *